Pasang Iklan Banner 343.000 per BULAN di blog ini Sms 087816551473 meiko7998@gmail.com Iklan Baris 343.000 bayar pake pulsa hp
Showing posts with label biaya jual beli tanah. Show all posts
Showing posts with label biaya jual beli tanah. Show all posts

Tuesday, February 1, 2022

Kepoin Yuk, Ini Dana Belanja Klub-klub Liga Inggris pada Januari 2022: Liverpool dan Manchester United Miliki Dana Melimpah

#4:Kepoin Yuk, Ini Dana Belanja Klub-klub Liga Inggris pada Januari 2022: Liverpool dan Manchester United Miliki Dana Melimpah

 

 Jakarta - Bursa transfer musim dingin telah resmi dibuka sejak awal Januari 2022. Sejumlah klub Premier League memiliki dana melimpah untuk belanja pemain, termasuk Liverpool dan Manchester United.
Seperti dilansir Mirror, The Reds memiliki dana 273 juta poundsterling (Rp 5,3 triliun) untuk belanja pemain. Berbekal dana tersebut, Liverpool bisa memboyong nama-nama incaran ke Stadion Anfield.
Skuad Si Merah dikabarkan ingin memperkuat lini serang demi bisa bersaing dalam perburuan titel juara pada musim ini. Striker Borussia Dortmund, Erling Haaland, disebut-sebut menjadi target utama Liverpool pada Januari tahun ini.

Selain itu, tim asuhan Jurgen Klopp itu menginginkan jasa rekan setim Haaland di Dortmund, Jude Bellingham, pemain sayap West Ham United, Jarrod Bowen dan pilar Porto, Luis Diaz.
Liverpool juga membidik winger Leeds United, Rapinha, dan striker muda milik Lille, Jonathan David. Meski begitu, The Reds masih belum melakukan pergerakan untuk mendapatkan nama-nama tersebut.
Manchester United Miliki Dana Melimpah

Selain Liverpool, Manchester United juga memiliki dana melimpah untuk belanja pemain pada Januari tahun ini. MU mempunyai dana sekitar 243 juta poundsterling (Rp 4,7 triliun) demi mendatangkan pemain anyar.
Tim Setan Merah dikabarkan berminat menebus Declan Rice dari West Ham United, Edson Alvarez dari Ajax Amsterdam, dan Christopher Nkunku dari RB Leipzig.
Namun begitu, manajer interim Manchester United, Ralf Rangnick, mengaku tak tertarik mendatangkan pemain anyar ke timnya. Rangnick merasa sudah puas dengan daftar pemain yang dimiliki The Red Devils saat ini.
"Fokus saya adalah pada pemain saat ini. Seperti yang saya katakan, kami memiliki pemain yang cukup dalam di skuat dan tidak ada kekurangan [dalam hal] jumlah pemain," kata Rangnick.
"Transfer di jendela musim dingin hanya masuk akal jika mereka benar-benar membantu Anda dan meningkatkan kualitas. Sejauh ini, kami belum membicarakan itu. Fokus saya dalam beberapa minggu terakhir adalah pada skuat saat ini," lanjutnya.
Dana Transfer Klub-Klub Premier League pada Januari 2022:

Berikut ini adalah dana transfer yang dimiliki klub-klub Premier League pada Januari 2022. Nilai tersebut masih sesuai aturan yang ditetapkan dalam Financial Fair Play (FFP).
Everton - 35 juta poundsterling
Aston Villa - 5 juta poundsterling
Southampton - 37 juta poundsterling
Watford - 60 juta poundsterling
Crystal Palace - 66 juta poundsterling
Wolves - 70 juta poundsterling
West Ham - 71 juta poundsterling
Leicester City - 79 juta poundsterling
Man City - 84 juta poundsterling
Brighton - 85 juta poundsterling
Brentford - 88 juta poundsterling
Norwich City - 92 juta poundsterling
Leeds - 99 juta poundsterling
Newcastle - 166 juta poundsterling
Burnley - 171 juta poundsterling
Arsenal - 201 juta poundsterling
Chelsea - 241 juta poundsterling
Man Utd - 243 juta poundsterling
Liverpool - 273 juta poundsterling
Tottenham - 400 juta poundsterling

READ MORE - Kepoin Yuk, Ini Dana Belanja Klub-klub Liga Inggris pada Januari 2022: Liverpool dan Manchester United Miliki Dana Melimpah

Friday, January 21, 2022

Gaga Muhammad Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Kakak Laura Anna

#15:Gaga Muhammad Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Kakak Laura Anna 

Jakarta -- Gaga Muhammad dituntut hukuman 4,5 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus tindak pidana pelanggaran lalu lintas. Tak hanya itu, pemilik nama asli Gaung Sabda Alam Muhammad juga didenda sebesar Rp 10 juta.
Terkait tuntutan JPU, Greta Irene kakak kandung mendiang Laura Anna yang hadir dalam persidangan angkat suara. Menurutnya, apakah tuntutan tersebut setara dengan yang dialami oleh adiknya.
"Enggak akan ada yang bisa gantiin adik aku, sih, memang. Aku masih enggak tahu adilnya itu bagaimana," ujarnya Greta Irene, usai persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (4/1/2022).

Keputusan Hakim

Greta Irene menyerahkan semua keputusan hukum kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Yang pasti ia ingin keadilan yang sempat diperjuangkan adiknya semasa hidup.
"Aku jujur enggak tahu harus nanggapinnya kayak gimana. Dengan adanya ini setidaknya saya cuma pengin keadilan pokoknya untuk adik saya, jadi mereka yang paling tahu, pak hakim paling tahu, mengerti dengan semua keadilan," kata Greta Irene.
Ingin Laura Anna

Dari hati kecil terdalam Greta Irene menyebut berapapun hukumannya diberikan kepada Gaga Muhammad takkan setimpal dengan yang dialami oleh Laura Anna. Apalagi setelah tersiksa selama dua tahun karena lumpuh, Laura Anna kini telah meninggal dunia.
"Harapan keluarga, dia (Laura Anna) kembali lagi," katanya.
Kecelakaan

Gaga Muhammad dan Laura Anna mengalami kecelakaan pada 15 Desember 2019. Karena kecelakaan tersebut Laura Anna mengalami Spinal Cord Injury atau cedera saraf tulang belakang dan mengakibatkan kelumpuhan.
Sementara itu, Gaga Muhammad, yang menyetir mobil, hanya mengalami luka ringan. Laura Anna telah meninggal dunia pada 15 Desember 2021, saat ia sedang memperjuangkan keadilan untuknya.

READ MORE - Gaga Muhammad Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Kakak Laura Anna

Monday, January 10, 2022

Kejaksaan ungkap dugaan korupsi Bank Jatim Rp25 miliar

#26:Kejaksaan ungkap dugaan korupsi Bank Jatim Rp25 miliar

 

 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mengungkap dugaan kasus korupsi di PT Bank Jatim Cabang Syariah Sidoarjo senilai Rp25 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Fathur Rohman, Rabu malam, menginformasikan dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bank Jatim itu.

"Masing-masing tersangka bernama Yuniwati Kuswandari (60 tahun), warga Desa Sepande, Sidoarjo dan Ario Ardianzah (38), warga Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Malam ini langsung kami tahan," ujarnya melalui keterangan tertulis di Surabaya, Rabu.

Tersangka Yuniwati merupakan pengelola kantin di PT Astra Sedaya Finance Surabaya I. Namun, dia sebelumnya tercatat sejak 1993 pernah bekerja sebagai staf "finance and banking" di PT Astra Sedaya Finance Surabaya I hingga pensiun tahun 2016.

Sedangkan, tersangka Ario Ardianzah adalah analis pembiayaan di Bank Jatim Cabang Syariah Sidoarjo.

Penyidik Kejati Jatim mengungkap tersangka Yuniwati mengajukan pembiayaan multiguna kepada PT Bank Jatim Cabang Syariah Sidoarjo menggunakan nama-nama karyawan PT Astra Sedaya Finance Surabaya I.

Persyaratan pembiayaan disediakan oleh Yuniwati dengan meminta salinan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan kartu identitas karyawan yang mengajukan permohonan.

Sejumlah dokumen sebagai persyaratan kelengkapan permohonan pembiayaan, di antaranya slip gaji dan surat rekomendasi diperoleh tersangka Yuniwati melalui Hendrik selaku Manajer Cabang PT Astra Sedaya Finance Surabaya I.

Fathur memastikan Manajer Cabang PT Astra Sedaya Finance Surabaya I Hendrik telah ditetapkan sebagai tersangka dengan status daftar pencarian orang (DPO) atau buron.

"Dokumen kelengkapan permohonan pembiayaan, seperti rekening gaji Bank Permata, surat pengangkatan sebagai karyawan PT Astra Sedaya Finance Surabaya I, semuanya tidak sesuai. Diduga semuanya dipalsukan," ucapnya.

Beberapa tanda tangan pemohon pembiayaan juga tidak ditandatangani karyawan bersangkutan, bahkan terdapat nomor kartu identitas karyawan yang diajukan dalam permohonan pembiayaan tidak terdaftar dalam sistem data PT Astra Sedaya Finance Surabaya I.

Menurut Fathur, proses pembiayaan multiguna kepada karyawan PT Astra Sedaya Finance Surabaya I tidak sesuai dengan ketentuan pemberian pembiayaan yang diatur Pedoman pembiayaan Bank Jatim.

"Tersangka Ario Ardianzah tidak melaksanakan tugasnya sebagai analis PT Bank Jatim Cabang Syariah Sidoarjo. Pemberian kredit yang tidak sesuai dengan prosedur tersebut mengakibatkan kredit macet dengan outstanding per 31 Agustus 2021 sebesar Rp25.573.332.149,00 atau Rp25 miliar lebih," katanya.

Ini merupakan perkara korupsi kedua di Bank Jatim dengan modus kredit fiktif yang ditangani Kejati Jatim dalam kurun waktu setahun terakhir.

Sebelumnya, Kejati Jatim mengungkap kasus korupsi kredit fiktif di Bank Jatim Cabang Kepanjen, Kabupaten Malang, yang menurut perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jatim telah merugikan negara sebesar Rp170 miliar.

Dalam perkara tersebut, Kejati Jatim menetapkan enam tersangka. Beberapa tersangka di antaranya saat ini telah memasuki proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

READ MORE - Kejaksaan ungkap dugaan korupsi Bank Jatim Rp25 miliar